Jumat, 30 September 2016

STRUKTUR INTERKONEKSI (OAK)

Assalamu'alaikum..Selamat malam semuanyaaahh..Kali ini saya akan membahas sedikit mengenai "Pandangan Tingkatan Paling Atas Fungsi dan Interkoneksi Komputer" lebih spesifiknya mengenai struktur interkoneksi. Sebenarnya ini merupakan tugas kedua dari MaKul OAK. Oke lah daripada panjang lebar dan nanti dibilang curhat lagi mending langsung aja ya..

Pada tingkat paling atas, sebuah komputer terdiri dari Central Processing Unit (CPU), memori, dan komponen-komponen I/O, dengan satu atau lebih modul dari masing-masing jenisnya.

I. KOMPONEN-KOMPONEN KOMPUTER
Seluruh rancangan komputer saat ini secara virtual didasarkan pada konsep yang dikembangkan oleh John Van Neumann di Institute for advanced studies, Princeton. Rancangan seperti itu dikenal sebagai arsitektur Von Neumann dan didasarkan pada 3 konsep utama :
· Data dan intruksi-intruksi disimpan di memori baca-tulis tunggal.
· Muatan dari memori ini dapat diamati dengan lokasi, tanpa tergantung pada jenis data yang berada di dalamnya.
· Eksekusi terjadi dengan cara sekuensial (kecuali diubah secara eksplisit) dari instruksi yang satu ke instruksi yang berikutnya.

II. FUNGSI KOMPUTER
Fungsi dasar yang dibentuk oleh komputer adalah eksekusi program, yang terdiri dari sekumpulan instruksi yang disimpan di dalam memori. Prosesor mengerjakan pekerjaan yang nyata dengan eksekusi intruksi yang dispesifikasikan di dalam progaram. Dalam format paling sederhana, instruksi prosesornya terdiri dari dua langkah : prosesor baca instruksi (mengambil) dari memori satu demi satu dan mengeksekusi setiap instruksi. Eksekusi program terdiri dari proses pengulangan instruksi fetch dan eksekusi instruksi.
Instruksi Fetch dan Eksekusi
Pada awal setiap siklus instruksi, prosesor mengambil suatu intruksi dari memori. Pada prosesor yang umum, suatu register yang disebut Program Counter (PC) dipakai untuk mengawasi instruksi yang akan dibaca selanjutnya.
Instruksi yang dibaca akan dimasukkan ke dalam register di dalam prosesor yang dikenal sebagai Instruction Register (IR). Instruksi berisi bit yang menspesifikasikan tindakan yang akan diambil oleh prosesor. Prosesor menginterpretasikan instruksi dan melakukan tindakan yang diperlukan. Secara umum tindakan- tindakan ini dibagi menjadi 4 kategori :
· Prosesor-Memori : data dapat ditransfer dari prosesor ke memori atau dari memori ke prosesor.
· Prosesor-I/O : data dapat ditransfer ke atau dari suatu perangkat periferal dengan pemindahan antara prosesor dan modul I/O.
· Pengolahan data : prosesor dapat membentuk beberapa operasi aritmatik dan logika pada data.
· Kontrol : suatu instruksi dapat mengubah urutan eksekusi.


Interupsi
Secara virtual semua komputer menyediakan mekanisme yang membuat modul-modul lainnya(I/O, memori) dapat menginterupsikan pengolahan normal prosesor. Interupsi disediakan terutama semata sebagai cara untuk meningkatkan efisiensi pengolahan.
Interupsi dan siklus instruksi, dengan memakai interupsi, prosesor dapat dipakai dalam mengeksekusi instruksi-instruksi lainnya operasi I/O sedang dilaksanakan. Dari sudut pandang program pengguna, suatu interupsi adalah suatu gangguan terhadap urutan eksekusi normal. Ketika pengolahan interupsi diselesaikan, maka eksekusi dilakukan lagi. Untuk mengakomodasi interupsi, sebah siklus interupsi ditambahkan ke siklus instruksi.

III. STRUKTUR INTERKONEKSI

Di dalam sebuah komputer terdiri dari sekumpulan komponen atau modul tiga jenis dasar (Prosesor, Memori, I/O) yang saling berkomunikasi satu dengan yang lain. Akibatnya, sebuah komputer merupakan suatu jaringan dari modul-modul dasar. Dengan begitu, harus terdapat lintasan untuk menghubungkan modul-modul. Kumpulan lintasan yang menghubungkan berbagai modul disebut struktur interkoneksi.
Struktur Interkoneksi harus mendukung jenis perpindahan sebagai berikut :
· Memori ke prosesor : prosesor membaca sebuah intruksi atau sebuah unit data dari memori.
· Prosesor ke memori : prosesor menuliskan sebuah unit data ke memori.
· I/O ke prosesor : prosesor membaca data dari perangkat I/O via sebuah modul I/O.



· Prosesor ke I/O : prosesor mengirimkan data ke perangkat I/O.
· I/O ke atau dari memori : bagi kedua kasus ini, sebuah modul I/O diizinkan untuk saling menggunakan Direct Memory Access (DMA).
Seiring dengan perkembangan jaman, banyak struktur interkoneksi telah tercipta. Saat ini yang umum digunakan adalah bus dan bermacam-macam struktur multiple-bus.

IV. INTERKONEKSI BUS
Bus adalah suatu lintasan komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat. Karakteristik kunci suatu bus yakni bahwa bus merupakan suatu medium transmisi bersama. Berbagai perangkat dapat diterima oleh semua perangkat lain yang terhubung ke bus. Jika dua perangkat melakukan transmisi sepanjang periode waktu yang sama, sinyalnya akan tumpang tindih dan menjadi rusak. Sehingga hanya satu perangkat yang akan berhasil melakukan transmisi pada saat tertentu.
Biasanya suatu bus terdiri dari berbagai lintasan komunikasi atau saluran. Masing-masing saluran mampu mentransmisikan sinyal yang mewakili biner 0 dan biner 1. Dari waktu ke waktu suatu urutan digit biner dapat ditransmisikan melalui lintasan tunggal. Dengan mengumpulkannya beberapa lintasan bus dapat digunakan untuk mentransmisikan digit biner secara simultan (secara paralel).
Sistem komputer berisi sejumlah bus berbeda yang menyediakan lintasan antara komponen-kompomen pada berbagai level dari tingkatan sistem komputer. Sedangkan bus yang menghubungkan kompomen-komponen utama komputer (prosesor, memori, I/O) disebut suatu sistem bus. Struktur Bus
Suatu sistem bus biasanya bersi sekitar 50 sampai ratusan saluran yang terpisah. Masing-masing lintasan ditandai dengan arti dan fungsi. Saluran bus digolongkan dalam 3 golongan fungsional, yaitu : data, alamat, dan saluran kontrol. Sebagai tambahan terdapat saluran distribusi yang memberikan kebutuhan daya bagi modul yang terhubung.
Lebar bus data adalah faktor pokok dalam menentukan keseluruhan kinerja sistem. Sebagai contoh, jika bus data lebarnya 8 bit dan masing-masing intruksi panjangnya 16 bit, kemudian prosesor harus mengakses modul memori dua kali selama masing-masing siklus intruksinya.
Saluran-saluran alamat digunakan untuk menandakan sumber atau tujuan dari data pada bus data.
Saluran-saluran kontrol digunakan untuk mengontrol akses ke saluran alamat dan penggunaan saluran data dan saluran alamat. Karena data dan saluran alamat dipakai bersama oleh semua komponen, maka harus ada suatu alat untuk pengendalian penggunaannya. Sinyal-sinyal kontrol mentransmisikan baik perintah maupun pengaturan waktu informasi antara modul sistem. Saluran kontrol umumnya meliputi :
· Memori tulis : menyebabkan data pada bus akan ditulis ke dalam lokasi memori.
· Memori baca : menyebabkan data dari lokasialamat yang ditempatkan pada bus.
· I/O tulis : menyebabkan data pada bus menjadi output ke alamat port I/O.
· I/O baca : menyebabkan data dari port I/O yang beralamat ditempatkan pada bus.
· Transfer ACK : menunjukkan bahwa data telah diterima dari bus atau telah ditempatkan pada bus.
· Bus request : menunjukkan bahwa suatu modul kontrol bus.
· Bus grant : menunjukkan bahwa modul yang melakukan permintaan telah diberi hak kontrol bus.
· Interupsi request : menunjukkan bahwa suatu interupsi ditangguhkan.
· Interupsi ACK : memberitahukan bahwa interupsi yang ditangguhkan telah diketahui.
· Clock : yang digunakan untuk mensinkronkan operasi-operasi.
· Reset : menginisialisasi semua modul.
Secara fisik, sistem bus merupakan sejumlah konduktor listrik paralel. Dalam penyusunan bus klasik, konduktor-konduktor ini berupa saluran logam yang berakir pada kartu atau papan.
Hierarki Multiple Bus
Jika sebagian besar perangkat dihubungkan ke bus, maka akan terjadi penurunan kinerja. Ada dua penyebab utama, yaitu :
1. Secara umum, semakin banyak perangkat dihubungkan dengan bus, semakin besar panjang bus dan karenanya akan semakin besar delay propagasinya. Delay ini menentukan waktu yang diperlukan oleh perangkat untuk mengkoordinasikan penggunaan bus. Pada saat kontrol bus melintasi suatu perangkat lainnya, delay propagasi ini akan sangat mempengaruhi kinerja.
2. Bus mungkin mengalami kemacetan bagi yang lain karena semakin besarnya permintaan transfer data yang hampir mendekati kapasitas bus. Masalah ini dapat diatasi pada taraf tertentu dengan peningkatan kelajuan data sehingga bus dapat membawanya dengan penggunaan bus yang lebih luas (missal meningkatkan bus data dari 32 menjadi 64 bit). Namun karena kelajuan data yang dihasilkan oleh perangkat yang terhubung (misal pengontrol grafik dan video, antarmuka jaringan) tumbuh dengan cepat, maka dalam perlombaan ini besar kemungkinan bus tunggal akan menderita kekalahan.
Sangat dimungkinkan untuk menghubungkan pengontrol I/O secara langsung ke bus sistem. Penyelesaian yang lebih efisien akan menggunakan satu atau lebih bus perluasan untuk tujuan ini.
Arsitektur bus tradisional cukup efisien tetapi mulai mengalami penurunan dengan semakin tingginya kinerja pada perangkat I/O. Sebagai tanggapan terhadap peningkatan kebutuhan ini, suatu pendekatan umum diambil oleh industri adalah dengan membangun bus berkecepatan tinggi yang terintegrasi secara melekat dengan sisa sistem yang hanya untuk keperluan penghubung antara bus prosesor dan bus dengan kecepatan tinggi. Pengaturan ini kadang-kadang disebut sebagai arsitektur mezzanine.
Elemen-elemen Rancangan Bus

§   
Lebar Bus
               
Pengalamatan
                Data
Jenis Transfer Data
                Baca
                Tulis
                Baca-modifikasi-tulis
                Baca-setelah-Tulis
                Block
 
Jenis
               
Dedicate
                Multiplexed
Metode Arbitrasi
                Tersentralisasi
                Terdistribusi
Pewatuan
                Sinkron
                Tidak Sinkron


Jenis Bus
Saluran-saluran bus dapat dipisahkan ke dalam 2 jenis umum : dedicated dan multiplex. Suatu saluran bus dedicated secara permanen diberi sebuah fungsi atau subset fisik komponen-komponen komputer. Sedangakan keuntungan dari time multiplexing adalah penggunaan saluran yang lebih sedikit yang menghemat ruang dan biaya. Kerugiannya adalah rangkaian lebih rumit dan diperlukan di dalam setiap modul.
Metode Arbitrasi
Berbagai macam metode secara saluran besar dapat digolongkan sebagai metode terpusat atau metode terdistribusi. Pada metode terpusat, perangkat-perangkat keras tunggal yang dikenal sebagai pengontrol bus atau arbiter, bertanggung jawab untuk mengalokasikan waktu pada bus. Perangkat mungkin bersaluran sebuah modul atau bagian dari prosesor yang terpisah. Pada metode terdistribusi, tidak ada kontrol pusat. Melainkan masing-masing modul berisi akses pengontrol logika dan modul-modul bekrja bersama-sama untuk memakai bus bersama-sama. Dengan kedua metode arbiter, tujuannya adalah untuk menugaskan suatu perangkat, baik prosesor maupun modul I/O, bertindak sebagai master
Pewaktuan
Pewaktuan berkaitan dengan cara yang ditempuh oleh peristiwa yang dikoordinasikan pada bus. Bus menggunakan salah satu dari pewaktuan sinkron maupun pewaktuan tidak sinkron.
Lebar Bus

Lebar bus data mempunyai dampak pada kinerja sistem, yaitu semakin lebar bus data, semakin besar bit yang dapat ditransferkan pada suatu waktu. Lebar bus alamat mempunyai dampak pada kapasitas sistem, yakni semakin lebar bus alamat, semakin besar cakupan lokasi yang dapat direferensi.
Jenis Transfer Data
Transfer data yang menggunakan bus di antaranya adalah :
1. Operasi Read
2. Operasi Write
3. Operasi Read Modify Write
4. Operasi Read After Write
5. Operasi Block

V. PENJELASAN CONTOH EKSEKUSI PROGRAM



Gambar diatas memperlihatkan contoh siklus eksekusi sebuah instruksi yang terdiri dari 6 tahap, yaitu :
1. Karena PC (Program Counter) berisi angka 300, maka instruksi yang akan diambil adalah instruksi yang terletak di memori alamat 300, yaitu instruksi dengan kode 1940. Instruksi tersebut diambil dari memori kemudian disimpan di register instruksi (Instruction Register).
2. Misalkan kode 1940 merupakan instruksi dengan kode operasi (Operation Code, opcode) 1, diikuti dengan 940 yang merupakan alamat operand. Opcode 1 berarti instruksi untuk mengcopy data dari alamat operand (dalam hal ini 940) ke akumulator. Maka data yang terletak di alamat 940 dicopy ke accumulator untuk diproses dalam siklus eksekusi ini.
3. Setelah itu isi PC ditambah satu (incremented) sehingga isinya menjadi 301. Artinya, instruksi berikutnya yang harus diambil dari memori dan dieksekusi terletak di memori alamat 301, yaitu instruksi dengan kode 5941. Instruksi tersebut mengandung opcode 5 dan alamat operand 941.
4. Karena 5 berarti penjumlahan antara isi akumulator dengan isi memori yang alamatnya diberikan di sebelah angka 5, maka isi akumulator dijumlahkan dengan isi memori alamat 941. Kemudian hasil penjumlahannya dikembalikan ke akumulator.
5. Setelah PC ditambah satu, maka isinya menjadi 302, sehingga instruksi berikutnya yang diambil dari memori adalah 2941, yaitu opcode 2 dan operand 941.
6. Arti 2941 adalah perintah untuk mengcopy isi akumulator ke memori alamat 941.

Sekian pembahasan singkat dari saya, semoga bermanfaat.
See you in the next post :)
Selamat Malam..
Wassalamu'alaikum..

Referensi:
1. Organisasi & Arsitektur Komputer (Edisi Keenam) William Stallings.
2. https://sonysugiarto.wordpress.com/2013/12/31/jenis-bus-dan-hubungan-dalam-proses-read-dan-write-serta-cara-kerja-alu-didalam-komputer/
3. http://muhammadwafi12.blogspot.co.id/2014/10/sistem-komputer-dan-eksekusi-instruksi.html

Sabtu, 10 September 2016

Pengantar Statistik

  Ø  Pengertian Statistik dan Statistika
Statistik yaitu sejumlah fakta yang dikumpulkan secara sistematik. Sedangkan statistika yaitu kumpulan cara-cara dan aturan-aturan mengenai pengumpulan, pengolahan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data berupa angka-angka.
  Ø  Jenis-jenis Statistika:
1.       Statistika Deskriptif  
bertujuan/ digunakan untuk menggeneralisasikan hasil temuan yg diperoleh pada sampel terhadap populasi.
2.       Statistik Inferensial dibedakan: a.Statistika Parametrik b.Statistika Non Parametrik bertujuan/digunakan utk menggambarkan atau mendeskripsikan data (fakta-fakta) tanpa menarik kesimpulan terhadap populasi.
  Ø  Kegunaan Statistik yaitu tidak dapat mengambil kesimpulan secara umum, karena statistik disisi ini memang terbatas pada hal yang ada saja. Hasil analisis masih sederhana, jadi dimungkinkan bisa muncul keraguan dan rasa tidak percaya atas hal deskriptif ini.
  Ø  Data dan Penyajiannya
Agar data dapat dikomunikasikan maka setelah pengumpulan data kemudian dilakukan analisis, pengaturan, penyusunan dan akhirnya dapat disajiikan dalam bentuk tabel atau gambar. Tabel dapat berbentuk tabel satu arah, dua arah, tiga arah dan seterusnya. Sedangkan gambar dapar berupa diagram batang, garis/sudut, lingkaran, peta, pencar, dll.


  Ø  Jenis-jenis Data statistik :
-      Data Kualitatif, yakni data yang berhubungan dengan kategorisasi, karakteristik berupa pertanyaan atau kata-kata. Data kualitatif dibagi menjadi dua:
o   Nominal adalah Data yang paling rendah dalam level pengukuran data. Contoh : Jenis kelamin, tgl dan tempat lahir seseorang
o   Ordinal  ada tingkatan data. Contoh : Sangat setuju, Setuju, kurang setuju, tidak setuju
-     Data Kuantitatif, yaitu data  yang berwujud angka atau bilangan. Data jenis ini dibedakan menjadi dua bagian, yaitu data diskrit dan kontinyu. Selain itu Ddata kuantitatif dibagi menjadi dua:
o     Data Interval, Contoh : Interval temperatur ruang adalah sebagai berikut :
Cukup panas jika antara 50°C-80 °C
Panas jika antara 80 °C-110 °C
Sangat panas jika antara 110 °C-140 °C
o   Data Rasio  tingkat pengukuran paling ‘tinggi’ ; bersifat angka dalam arti sesungguhnya. Beda dengan interval mempunyai titik nol dalam arti sesungguhnya.

Referensi :
-         -  Danapriatna, Nana,Rony Setiawan. 2005. Pengantar Statistika. Jakarta. Graha Ilmu.
-         -   Bungin, Burhan. 2012. Statistik Terapan. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.
-         -  http://ueu201366038.weblog.esaunggul.ac.id/2015/10/04/penyajian-data-statistik/

Kamis, 08 September 2016

ORGANISASI & ARSITEKTUR KOMPUTER (OAK)

Ø  Definisi Komputer
Komputer adalah sebuah sistem yang kompleks. Komputer adalah sebuah sistem yang mempunyai hierarki.
  
   Ø  Definisi OAK
Definisi OAK dibagi menjadi 2 bagian yaitu arsitektur komputer dan organisasi komputer. Arsitektur komputer sendiri berkaitan dengan atribut-atribut sebuah sistem yang dapat terlihat oleh seorang pemrogram. Arsitektur komputer berkaitan dengan atribut yang mempunyai dampak langsung pada eksekusi logis sebuah program. Misalnya mekanisme I/O, teknik-teknik untuk pengalamatan memori.
Sedangkan organisasi komputer sendiri berkaitan dengan unit-unit operasional dan interkoneksinya yang memperlihatkan spesifikasi arsitektural. Contohnya teknologi hardware,teknologi memori, sistem memori.

Dalam kelompok komputer yang disebut mikrokomputer, hubungan antara arsitektur dan organisasi komputer sangat erat. Perubahan teknologi tidak hanya mempengaruhi teknologi tetapi juga membawa dampak dalam pengenalan kekuatan dan arsitektur yang lebih kompleks.

   Ø  Struktur dan Fungsi
·         Struktur
Struktur adalah suatu cara bagaimana komponen-komponen bisa saling terhubung  satu sama lain. Terdapat 4 komponen struktur utama pada internal komputer :
1.       Central Processing Unit (CPU), berfungsi untuk mengontrol operasi komputer dan membentuk fungsi-fungsi pengolah data. CPU mempunyai 4 komponen struktur utama :
a.       Unit Kontrol (control unit) yang berfungsi untuk mengontrol operasi CPU dan komputer.
b.      Unit aritmatik dan logika (Arithmetic and Logic Unit - ALU) berguna untuk membentuk fungsi-fungsi pengolahan data komputer.
c.       Register. Fungsinya sebagai penyimpanan internal bagi CPU.
d.      CPU Interkoneksi, yakni sejumlah mekanisme komunikasi antara unit kontrol, ALU dan register-register.
2.       Memori utama, berfungsi untuk menyimpan data.
3.       I/O, digunakan untuk memindahkan data antara komputer dengan lingkungan luarnya.
4.       Sistem Interkoneksi, yaitu beberapa mekanisme komunikasi antara CPU, memori utama, dan I/O.
Fungsi yaitu operasi dari setiap komponen sebagai bagian dari struktur. Secara umum terdapat 4 fungsi :
1.       Pengolah data
2.       Penyimpanan data
3.       Pemindahan data
4.       Kontrol

   Ø  Evolusi Komputer
Adanya evolusi komputer yaitu ditandai dengan peningkatan kecepatan prosesor,pengurangan ukuran komputer, peningkatan kapasitas memori, dan peningkatan kapasitas dan kecepatan I/O
   ·   Generasi pertama : tabung hampa udara
1.       ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer). Dirancang dan dikembangkan di bawah pengawasan John Mauchly dan John Presper Eckert di Universitas Pennysylvania. Proyek ini merupakan suatu tanggapan terhadap kebutuhan masa perang selama perang  dunia II Amerika Serikat. ENIAC lebih merupakan mesin desimal dibanding sebagai mesin biner. Angka-angka yang dipresentasikan dalam bentuk desimal dan perhitungannya dibuat dalam sistem desimal. Memorinya terdiri dari 20 akumulator, masing-masing akumulator mampu menampung 10 digit bilangan desimal. ENIAC bisa dikatakan cukup terlambat dalam penyelesaiannya,yaitu pada  tahun 1946.
2.       Mesin Von Neumann
Pada masa ini terdapat sebuah gagasan yaitu komputer dapat mengambil instruksi-instruksi dengan membacanya dari memori, dan sebuah program dapat disetel atau diubah dengan penyetelan nilai-nilai bagian memori. Gagasan ini biasanya dikaitkan dengan perancang ENIAC, terutama John von Neumaan, seorang ahli matematika yang merupakan seorang konsultan pada proyek ENIAC. Publikasi pertama mengenai gagasan ini dibuat pada proposal 1945 oleh von Neumann pada sebuah komputer jenis baru, yaitu Electronic Discrete Variable Computer (EDVAC). Pada tahun 1946, Von Neumann dan para rekan kerjanya mulai melakukan rancangan komputer program tersimpan yang baru, dikenal sebagai komputer IAS di Institut Studi Lanjutan Princeton. Walaupun tidak berhasil diselesaikan sampai tahun 1952, komputer IAS menjadi prototipe bagi semua komputer-komputer selanjutnya.
·         Generasi kedua : Transistor
Perubahan terbesar peertama dalam komputer elektronik datang sejak adanya penggantian tabung hampa udara oleh transistor. Penggunaan Transistor menunjukkan komputer generasi kedua. Generasi kedua menunjukkan dipakainya unit aritmatik dan logika yang lebih rumit serta unit kontrol, penggunaan bahasa pemrograman tingkat tinggi, dan tersedianya perangkat lunak sistem dengan komputer.
1.       IBM 7094
Dari pengenalan seri 700 tahun 1952 hingga pengenalan anggota terakhir seri 7000 tahun 1964, evolusi yang dialami lini produk IBM adalah khas produk komputer. Anggota berikutnya dari lini produk menunjukkan peningkatan kinerja, peningkatan kapasitas, dan harga yang lebih murah.
·         Generasi Ketiga : rangkaian terpadu
Sebuah transistor tunggal disebut komponen diskrit. Selama tahun 1950-an dan awal tahun 1960-an, peralatan elektronika sebagian besar terdiri dari komponen-komponen diskrit transistor, resistor, kapasitor, dst.
1.       IBM system/360
Konsep suatu kelompok komputer yang kompatibel merupakan sesuatu yang baru dan sangat sukses.
2.       DEC PDP-8
Pada saat rata-rata komputer memerlukan suatu ruang berpendingin udara, PDP-8(yang disebut sebagai minikomputer oleh industri) cukup kecil sehingga bisa ditempatka diatas meja laboratorium atau bisa disimpan di dalam peralatan lain.
  ·     Generasi-generasi ketiga
Setelah generasi ketiga terdapat sedikit kesepakatan umum tentang  penentuan generasi komputer. Dengan cepatnya kemajuan teknologi, banyak produk baru yang tercipta, dan pentingnya perangkat lunak dan komunikasi seperti halnya perangkat keras. Penggolongan berdasarkan generasi menjadi kurang jelas dan kurang bermakna. Bisa dikatakan bahwa aplikasi komersial pengembangan baru mengakibatkan perubahan besar pada awal tahun 1970-an dan hasil-hasil perubahan ini masih terus berlanjut.

  ·     Pentium
Evolusi produk mikroprosesor memberikan indikator baik bagi evolusi teknologi komputer secara umum. Evolusi produk-produk Intel :
1.       8080, prosesor ini merupakan mesin bit dengan lintasan data 8-bit ke memori.
2.       8086, mikroprosesor yang lebih andal, yaitu 16-bit.
3.       80286, merupakan perluasan dari 8086 yang memungkinkan untuk melakukan pengalamatan memori sampai 16-Mbyte.
4.       80386, mesin 32 bit Intel yang pertama, serta perombakan besar-besaran terhadap produk.
5.       80486, memperkenalkan pengguaan teknologi cache yang jauh lebih canggih dan andal dam pipelining instruksi yang canggih.
6.       Pentium, Intel memperkenalkan penggunaan teknik-teknik superskalar, yang memungkinkan berbagai instruksi dieksekusi secara paralel.
7.       Pentium Pro, dengan penggunaan prediksi regiter renaming cabang yang agresif, analisis aliran data, dan eksekusi spekulatif.
8.       Pentium II, menyatukan teknologi Intel MMX yang dirancang secara rinci untuk memproses video, audio, dan data grafik secara efisien.
9.       Pentium III, menyertakan titik mengambang dan instruksi tambahan untuk mendukung perangkat lunak grafik 3D.
10.     Pentiom 4, meliputi titik mengambang tambahan dan peningkatan lain untuk multimedia.
11.   Itanium, menggunakan organisasi 64-bit dengan arsitektur IA-64.

  ·      PowerPC
Pada 1975, proyek minikomputer 801 pada IBM mempelopori banyak konsep arsitektur yang digunakan dalam sistem RISC. Kemudian IBM masuk ke suatu persekutuan dengan Motorola, pembuat mikroprosesor seri 68000, dan Apple, yang menggunakan keping Motorola dalam komputer machintosh-nya. Berikut  anggota utama dalam PowerPC :
1.       601, bertujuan untuk membawa arsitektur PowerPC ke pasaran secepat mungkin. Merupakan mesin 32-bit.
2.       603, kinerjanya dapat diperbandingkan dengan 601, tetapi dengan harga yang lebih rendah dan implementasi lebih efisien.
3.       604, low-end server. Mesin 32-bit yang menggunakan teknik rancangan supersklar lanjutan untuk mencapai kinerja yang lebih besar.
4.       620, menerapkan arsitektur 64-bit.
5.       740/750, dikenal sebagai prosesor G3.
6.       G4, meningkatkan kesamaan dan kecepatan internal dari keping prosesor.

Referensi :
-  Organisasi & Arsitektur Komputer (Edisi Keenam) William Stallings.
- http://asep.ilearning.me/pengertian-perbedaan-organisasi-komputer-dengan-arsitektur-komputer-2/